-
FTI
-
March 23, 2025
-
No Comments
Penerapan sistem ERP (Enterprise Resource Planning) dalam dunia industri sangat luas dan berdampak signifikan. Berikut adalah beberapa contoh penerapan sistem ERP di berbagai sektor industri:
- Manufaktur:
- Perencanaan dan penjadwalan produksi yang terintegrasi
- Pengelolaan persediaan, rantai pasokan, dan logistik
- Pengendalian kualitas dan pelacakan produk
- Integrasi dengan mesin dan peralatan produksi
- Otomotif:
- Perencanaan dan pengendalian rantai pasokan kendaraan
- Manajemen proses produksi, perakitan, dan pengiriman
- Pengelolaan inventaris suku cadang dan komponen
- Integrasi dengan sistem dealer dan layanan purna jual
- Industri Proses (Kimia, Minyak & Gas, Farmasi):
- Perencanaan dan penjadwalan produksi batch
- Pengelolaan resep, formulasi, dan pengendalian kualitas
- Manajemen keselamatan, kepatuhan, dan tata kelola
- Integrasi dengan sistem kontrol proses industri
- Konstruksi:
- Manajemen proyek, anggaran, dan penjadwalan
- Pengelolaan rantai pasokan material dan peralatan
- Pelaporan kemajuan proyek dan penagihan
- Integrasi dengan BIM (Building Information Modeling)
- Ritel dan Distribusi:
- Perencanaan dan pengendalian persediaan barang
- Manajemen titik penjualan (POS) dan pembayaran
- Analisis penjualan, tren, dan perilaku pelanggan
- Integrasi dengan e-commerce dan saluran distribusi
- Jasa Profesional:
- Manajemen proyek, penagihan, dan akuntansi
- Pengelolaan sumber daya manusia dan penugasan
- Analisis profitabilitas dan pelaporan kinerja
- Integrasi dengan aplikasi khusus industri
Penerapan sistem ERP yang efektif di industri membutuhkan penyesuaian dan kustomisasi untuk memenuhi kebutuhan spesifik setiap sektor. Namun, manfaat utamanya tetap sama, yaitu meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing perusahaan dalam lingkungan bisnis yang kompetitif.
Lebih lanjut terkait request ERP? Hubungi kami keĀ inquiry@farinotech.com